:

Hari Bidan Internasional 2026: Direktur RSUDMA Tegaskan Peran Vital Bidan dalam Menjaga Keselamatan Ibu dan Bayi

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Peringatan Hari Bidan Internasional yang jatuh setiap 5 Mei menjadi momen penting untuk kembali menyoroti kontribusi besar para bidan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan bayi.

 

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa profesi bidan memegang peranan strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi di berbagai fase kehidupan.

 

Menurutnya, bidan memiliki tanggung jawab yang sangat vital, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga masa nifas. Peran tersebut menjadikan bidan sebagai ujung tombak dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

 

Ia menyampaikan, peringatan Hari Bidan Internasional 2026 harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kembali komitmen terhadap pentingnya peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

 

“Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya posisi bidan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi, sekaligus mendorong peningkatan layanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Erliyati menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan tahun ini mencerminkan kebutuhan global terhadap ketersediaan tenaga bidan yang kompeten dan berkualitas.

 

Kebutuhan tersebut dinilai semakin mendesak seiring dengan kompleksitas tantangan di sektor pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

 

Ia menambahkan, tugas bidan tidak hanya terbatas pada aspek medis semata. Lebih dari itu, bidan juga berperan dalam memberikan pendampingan, edukasi, hingga dukungan psikologis bagi ibu hamil dan keluarganya.

 

“Peran multidimensi tersebut sangat membantu dalam menciptakan layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan humanis,” ungkapnya.

 

Erliyati juga menyoroti bahwa dedikasi, ketulusan, dan profesionalisme para bidan menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

 

Ia mengaku sangat mengapresiasi kontribusi para bidan, termasuk mereka yang menjalankan tugas di wilayah terpencil dan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

 

Menurutnya, pengabdian mereka menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

 

Momentum Hari Bidan Internasional ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi seluruh bidan untuk terus berinovasi, menginspirasi, serta memberikan pelayanan terbaik.

 

Bidan, lanjutnya, merupakan sosok yang selalu hadir dalam setiap fase penting kehidupan manusia, mulai dari proses kehamilan, persalinan, hingga pendampingan tumbuh kembang anak.

 

Di akhir pernyataannya, Erliyati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan atas dedikasi yang telah diberikan.

 

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan hati demi pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga,” pungkasnya. (sdm)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *